Sunday, February 28, 2016

Peranan Pendidikan Kewarganegaraan

A. Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional menjelaskan bahwa “ Pendidikan Kewarganegaraan merupakan usaha untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan dan kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan antara warga negara dan negara serta Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) agar menjadi warga negara yang dapat diandalkan oleh Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia”.
Pendidikan kewarganegaraan dimaksudkan agar kita memiliki wawasan kesadaran bernegara untuk bela negara dan memiliki pola pikir, pola sikap dan perilaku sebagai pola tindak yang cinta tanah air berdasarkan Pancasila. Semua itu diperlukan demi tetap utuh dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tujuan utama Pendidikan Kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan bangsa, Wawasan Nusantara, serta Ketahanan Nasional dalam diri para peserta didik warga negara Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sedang mengkaji dan akan menguasai iptek dan seni. Kualitas warga negara akan ditentukan terutama oleh keyakinan dan sikap hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di samping derajat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipelajarinya.

Pengertian Guru Menurut Para Ahli

  1. Pengertian guru menurut Noor Jamaluddin,Guru adalah pendidik, yaitu orang dewasa yang bertanggung jawab memberi bimbingan atau bantuan kepada anak didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai kedewasaannya, mampu berdiri sendiri dapat melaksanakan tugasnya sebagai makhluk Allah khalifah di muka bumi, sebagai makhluk sosial dan individu yang sanggup berdiri sendiri.
  2. Pengertian guru menurut Uzer Usman, menjelaskan guru adalah setiap orang yang bertugas dan berwenang dalam dunia pendidikan dan pengajaran pada lembaga pendidikan formal.
  3. Pengertian guru menurut Ahmadi, menguraikan pendidik adalah sebagai peran pembimbing dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

Fungsi dan Peranan Sekolah dalam Pendidikan

Ditinjau dari kedudukan keluarga, lembaga yang disebut sekolah itu mewakili orang tua atau keluarga dalam mendidik anak. Ini berarti bahwa sekolah berfungsi untuk mendidik anak supaya ia mampu kelak menghadapi kehidupan setelah anak itu mencapai kedewasaannya.
Oleh karena itu pula, sekolah disebut suatu lembaga pendidikan. Pada mulanya fungsi sekolah itu terbatas pada beberapa kecakapan (seperti membaca, menulis, dan berhitung), tetapi karena kemajuan yang didapat umat manusia dalam ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan dirasa perlu agar sekolah tidak hanya mengajarkan menulis, membaca, dan berhitung tetapi juga keterampilan tertentu dan mata pelajaran lain yang berhubungan dengan kemajuan yang telah dicapai serta dianggap sebagai keharusan untuk dikuasai oleh generasi mendatang.

PERAN ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK

Sebagaimana kita ketahui bahwa pendidikan itu dapat dilaksanakan dimana saja, baik dilingkungan keluarga, lingkungan sekolah, maupun dalam lingkungan masyarakat. Oleh karena itu sebagai orang tua wajib memberikan pendidikan kepada anaknya. Orang tua dalam kaitannya dengan pendidikan anak adalah sebagai pendidik utama, maka dari itu tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan anak diantaranya memberikan dorongan atau motivasi baik itu kasih sayang, tanggung jawab moral, tanggung jawab sosial, tanggung jawab atas kesejahteraan anak baik lahir maupun batin, serta kebahagiaan dunia dan akhirat. 

Pendidikan bukan hanya ada di sekolah saja tetapi pendidikan itu bisa dengan membimbing dan mengarahkan anak kepada norma-norma agama dan adab sopan santun dalam kehidupannya nanti di masyarakat. Dengan bimbingan dan pengarahan yang baik dari orang tua terhadap anak sejak usia dini, maka diharapkansetelah dewasa nanti segala tindakannya akan selalu didasari dengan nilai-nilai agama. Sekarang ini banyak sekali para orang tua yang kurang memperhatikan dan mengarahkan anaknya, justru mereka sibuk dengan kepentingannya sendiri sehingga lupa dengan kewajibannya sebagai orang tua yang sangat dibutuhkan oleh seorang anak. Keutuhan orang tua juga merupakan salah satunya untuk mendukung pendidikan seorang anak, karena itu akan membuat seorang anak merasa mendapat perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya, tetapi tidak menutup kemungkinan bagi seorang anak yang tidak memiliki orang tua yang utuh masih bisa mendapatkan pendidikan dari orang tuanya, itu semua tergantung dari masing-masing individunya. 

Banyak juga anak dari keluarga yang mempunyai orang tua yang utuh, ekonominya bagus, dan pendidikan orang tua yang tinggi tetapi tidak pernah mendapatkan bimbingan dan arahan dari orang tuanya sehingga mereka menjadi anak yang kurang kasih sayang dari orang tuanya serta tindakan yang dilakukannya tidak bisa terkendali dan tidak terkontrol, maka dari itu peranan orang tua di dalam keluarga yang paling dominan atau menonjol adalah sebagai penanggung jawab kepada anggota keluarganya, diantaranya pendidikan karena dengan memperoleh pendidikan maka seorang anak akan dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk agar tidak terjerumus dalam kemungkaran.

10 Fakta Ka'bah

Tak ada tempat yang paling dihormati di muka Bumi ini, selain Kabah yang berada di Kota Mekah, Arab Saudi. Tak ada tempat paling suci bagi umat Muslim kecuali bangunan di wilayah Hijaz itu. Setiap hari, jutaan umat Muslim di segala penjuru dunia salat dengan menjadikan Kabah sebagai kiblat. Setiap hari pula ribuan orang berlari mengelilingi bangunan suci ini. Bertawaf. Tak pernah sepi, 24 jam sehari. Bangunan berbentuk kubus ini menjadi sejarah besar bagi umat manusia, khususnya kaum Muslim. Pernah akan dihancurkan, namun bangunan berselubung sutera hitam itu masih gagah berdiri. Meski terkenal, mungkin ada beberapa hal dari Kabah yang orang belum banyak tahu. Berikut beberapa hal yang belum banyak diketahui dari Kabah :

Fungsi Kantong Kecil di Celana Jin

Model standar celana jin punya 5 kantong. Dua di bagian belakang dan tiga lagi di depan. Namun, satu kantong pada bagian depan ini berukuran lebih kecil dan berada di atas saku sebelah kanan --yang ukurannya lebih besar.

Selama ini mungkin Anda bertanya, apa fungsi kantong kecil itu. Mengapa harus ada kantong itu? Untuk menyimpan koin, terlalu sempit. Apalagi untuk Ponsel, pasti tidak cukup. Lantas untuk apa?

RAHASIA UPIN & IPIN

Film animasi asal Malaysia ini begitu kondang di Indonesia. Tayangan serialnya rutin diputar oleh salah satu stasiun televisi di Tanah Air.

Dream - Upin dan Ipin. Film animasi asal Malaysia ini begitu kondang di Indonesia. Tayangan serialnya rutin diputar oleh salah satu stasiun televisi di Tanah Air. Lantas bagaimana sebenarnya dapur produksi film kartun Upin dan Ipin ini?

Film ini diproduksi oleh Les’ Copaque Production Sdn Bhd yang berlokasi di Shah Alam, Malaysia. Para animator, termasuk Marsha Chikita Fawzi dari Indonesia, mempersiapkan film itu berjam-jam sampai matang.

Wednesday, February 3, 2016

Sejarah PKn

Secara bahasa, istilah “Civic Education” oleh sebagian pakar diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Pendidikan Kewargaan atau Pendidikan Kewarganegaraan. Istilah “Pendidikan Kewargaan” diwakili oleh Azra dan Tim ICCE (Indonesian Center for Civic Education) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, sebagai pengembang Civic Education pertama di perguruan tinggi. Penggunaan istilah “Pendidikan Kewarganegaraan” diwakili oleh Winataputra dkk dari Tim CICED (Center Indonesian for Civic Education), Tim ICCE (2005: 6).


Dari definisi etimologis tersebut dapat dijelaskan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan dirumuskan secara luas untuk mencakup proses penyiapan generasi muda untuk mengambil peran dan tanggung jawabnya sebagai warga negara, dan secara khusus, peran pendidikan termasuk di dalamnya persekolahan, pengajaran dan belajar, dalam proses penyiapan warga negara tersebut.

PENTINGKAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAGI MAHASISWA?

Setiap kali kita mendengar kata kewarganegaraan, secara tidak langsung otak merespon dan mengaitkan kewarganegaraan dengan pelajaran kewarganegaraan pada saat sekolah, dan mata kuliah kewarganegaraan pada saat kita kuliah. Bisa jadi kata kewarganegaraan di dalam memori otak tersimpan kuat karena setiap tahun dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas ada pelajaran kewarganegaraan yang harus dipelajari, dan ternyata saat kuliah juga ada. Dan di dalam bangku perkuliahan kita akan mempelajari lebih dalam seberapa pentingnya pendidikan kewarganegaraan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.